Showing posts with label KIMIA. Show all posts
Showing posts with label KIMIA. Show all posts

Thursday, May 16, 2019

TUGAS TENTANG STOIKIOMETRI

Contoh Soal Stoikiometri

Logam alkali (golongan 1) bereaksi dengan halogen (golongan 17) membentuk senyawa ionik logam halida. Berapa gram kalium klorida yang terbentuk dari reaksi 5,25 L gas klorin pada tekanan 0,950 atm dan temperatur 293 K dengan 17,0 g kalium?
Jawab:
pembahasan soal stoikiometri

LATIHAN SOAL TENTANG STOIKIOMETRI

1. Sebanyak 4,0 gram cuplikan yang mengandung senyawa hidrokarbon dibakar sempurna dengan gas oksigen. Jika presentase (%) massa karbon dalam cuplikan tersebut adalah 30%, maka massa karbon dioksida yang dihasilkan dalam proses pembakaran tersebut adalah.... (Ar C = 12, O = 16)
A. 3,3
B. 4,4
C. 5,4
D. 5,5
E. 6,0
Jawaban : B
Pembahasan :
Latihan Soal SBMPTN Kimia
dengan menganggap massa sebelum = massa sesudah reaksi, maka massa C dalam cuplikan akan sama dengan massa C dalam CO2. Sehingga:
Latihan Soal SBMPTN Kimia 
Latihan Soal SBMPTN Kimia
2. Suatu cuplikan yang mengandung pirit (FeS) seberat 88 gram bereaksi dengan HCl sehingga menghasilkan FeCl2 dan gas H2S. Jika dihasilkan produk berupa 15 L H2S yang diukur pada saat 2,5 L gas Nitrogen bermassa 3,5 gram, maka persentase massa FeS pada cuplikan tersebut adalah.... 
(Ar Fe  = 56, Cl = 35,5, H = 1, S = 32, N = 14)
A. 25%
B. 35%
C. 45%
D. 75%
E. 90%
Jawaban : D
Pembahasan :
FeS + 2HCl → FeCl2 H2S
Jumlah gas H2S yang dihasilkan dari reaksi diukur pada keadaan gas Nitrogen → Hukum Avogadro
Latihan Soal SBMPTN Kimia
Karena koefisien FeS = koefisien H2S, maka mol FeS = mol H2S. Sehingga :
nH2S = nFeS = 0,75 mol
massa FeS = (0,75 mol x 88 gram/mol)
massa FeS = 66 gram
Latihan Soal SBMPTN Kimia
Latihan Soal SBMPTN Kimia
3. Dalam setiap 100 gram urea (CO(NH2)2) terdapat 42 gram nitrogen. Persentase kemurnian dari pupuk urea tersebut adalah.... 
(diketahui Ar N = 14, C = 12, O = 16, H = 1)
A. 5 %
B. 40 %
C. 45 %
D. 80 %
E. 90 %
Jawaban: E
Pembahasan:
Mr CO(NH2)Ar C Ar O 2xAr N + (4xAr H)
Mr CO(NH2)12 16 2x14 + (4x1)
Mr CO(NH2)= 60
 Latihan Soal SBMPTN Kimia
Latihan Soal SBMPTN Kimia
4. Suatu senyawa dengan Mr = 55 mengandung 60% massa unsur X (Ar = 16) dan sisanya unsur Y (Ar = 23). Rumus molekul senyawa tersebut adalah....
A. XY
B. XY2
C. XY3
D. X2Y
E. X2Y2
Jawaban : D
Pembahasan :
Latihan Soal SBMPTN Kimia
Latihan Soal SBMPTN Kimia5. Gas X sebanyak 0,20 gram menempati volume 440 mL. Jika 0,10 gram gas CO2 (P dan T sama) menempati volume 320 mL, maka gas X adalah SO2. (Ar C = 12, O = 16, S =32)
SEBAB
Gas X memiliki massa atom relatif sebesar 64.
Jawaban : A
Pembahasan :
Menurut hukum Avogadro, pada P dan T yang sama, gas-gas yang mempunyai volume sama akan memiliki jumlah molekul yang sama, sehingga:
 Latihan Soal SBMPTN Kimia
Mr X = 64
Gas SOmemiliki Mr sebesar 64. Sehingga pernyataan pertama dan kedua adalah benar dan kedua pernyataan tersebut saling berkaitan.
Latihan Soal SBMPTN Kimia
6. Reaksi pembentukan Titanium (IV) florida berlangsung sebagai berikut:
3 TiO2 (s) + BrF3 (l) → 3 TiF4 (s) + Br2 (l) O2 (g)
Bila 3.2 gram cuplikan yang mengandung TiO2 menghasilkan 0.64 gram O2maka persentase massa TiO2 dalam cuplikan tersebut adalah…. (Ar. Ti : 48, O : 16, F : 19, Br : 80)
A. 15 %
B. 25 %
C. 50 %
D. 70 %
E. 75 %
Jawaban : C
Pembahasan :
Reaksi di atas belum setara, maka disetarakan terlebih dahulu:
3 TiO2 (s) + 4 BrF3 (l) → 3 TiF4 (s) + 2 Br2 (l) + 3 O2 (g)
Latihan Soal SBMPTN Kimia
Karena koefisien O2 dan koefisien TiOsama, maka mol TiO2 sama dengan mol Oyaitu 0.02 mol
maka massa TiO2= mol x Mr =0,02 x 80 = 1,6 gram
% TiO2 dalam cuplikan =   Screen Shot 2018-10-05 at 11.00.41 AM
Latihan Soal SBMPTN Kimia
7. Di alam terdapat 2 isotop klorida, yaitu Cl35 dan Cl37. Diketahui Ar Cl = 35.5 maka pernyataan di bawah ini yang benar adalah….
  1. Kelimpahan isotop Cl35 di alam adalah 75%
  2. Kelimpahan isotop Cl35 di alam adalah 35.5%
  3. Kelimpahan isotop Cl37 di alam adalah 25%
  4. Kelimpahan isotop Cl37 di alam adalah 64.5%
Jawaban: B
Pembahasan:
Untuk mencari kelimpahan persen isotop di alam, maka dapat dimisalkan persen kelimpahan masing-masing isotopnya :
Kelimpahan isotop Cl35 = a %
Kelimpahan isotop Cl37 = (100 – a) %
 Latihan Soal SBMPTN Kimia
 sehingga :
Isotop Cl35 = 75%
Isotop Cl37 = 100 – 75% = 25%
Latihan Soal SBMPTN Kimia8. Perhatikan reaksi pembentukan amonia berikut:
N2(g)      +  H2(g)      NH3(g)
Pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi tersebut secara berurutan adalah….
A. 1 : 1 : 1 
B. 1 : 3 : 2
C. 2 : 2 : 3
D. 2 : 3 : 1
E. 2 : 1 : 3
Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan Hukum Gay Lussac, pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas – gas yang terlibat dalam reaksi sebanding dengan koefisien dalam reaksi tersebut.
Reaksi pembentukan amonia setelah setara adalah sebagai berikut:
N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)
Sehingga perbandingan volume gas N2, H2 dan NH3 berturut – turut adalah 1 : 3 : 2.
Latihan Soal SBMPTN Kimia
9. Senyawa oksida logam MxOdihasilkan dari reaksi antara padatan logam M sebanyak 0,5 mol dengan 0,625 mol gas oksigen. Jika reaksi tersebut menghasilkan 0,25 mol oksida logam, maka rumus senyawa oksida tersebut adalah….
A. MO2
B. MO3
C. M2O
D. M2O3
E. M2O5
Jawaban: E
Pembahasan:
Reaksi pembentukan oksida logam MxOy adalah sebagai berikut:
M              +       O2                  MxOy
0,5 mol       0,625 mol           0,25 mol
Perbandingan mol ≈ perbandingan koefisien. Perbandingan mol spesi tersebut adalah 4 : 5 : 2. Sehingga perbandingan koefisien spesi tersebut juga 4 : 5 : 2.
4M      +      5O2            2MxOy
Untuk menentukan nilai x dan y, dilihat dari jumlah atom – atom.Jumlah atom kiri harus sama dengan jumlah atom kanan.
Atom M kiri = atom M kanan
4 = 2x
x = 2
Atom O kiri = atom O kanan
10 = 2y
Y = 5
Sehingga rumus oksida tersebut adalah M2O5.
Latihan Soal SBMPTN Kimia
10. Berikut merupakan persamaan reaksi pembentukan gas SO3:
SO2(g)  + O2(g)  → SO3(g)
Jika gas oksigen yang digunakan sebanyak 12 L, maka volume gas SO3 yang dihasilkan adalah....
A. 6 liter
B. 12 liter
C. 18 liter
D. 24 liter
E. 36 liter
Jawaban: D
Pembahasan:
Persamaan reaksi setara untuk penguraian gas SO3 adalah sebagai berikut:
2SO2 (g)  + O2 (g)  → 2SO3 (g)
Menurut hukum Gay Lussac, perbandingan volume spesi dalam reaksi fase gas sebanding dengan koefisien spesi tersebut.
Jika volume gas O2 = 12 L, maka:
Latihan Soal SBMPTN Kimia

TUGAS TENTANG LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

1.  yang dimaksud dengan Larutan elektrolit Kuat…..
a. Larutan yang dapat Menghantar arus Listrik
b. Larutan yang memiliki ion-ion yang tidak terurai
c. Larutan yang tidak terionisasi
d. Larutan yang tidak dapat Menghantarkan Listrik
e. Larutan yang tidak akan terurai menjadi ion-ion
Jawaban : A
PEMBAHASAN : Larutan elektrolit merupakan Larutan yang dapat Menghantarkan Listrik dimana didalam larutan elektrolit tersebut terdapat ion-in yang dapat bergerak bebas sehingga dapat menghantarkan Arus Listrik
2. Larutan Elektrolit dapat menghantarkan arus listrik karena…
a. Di dalam suatu larutan tersebar molekul-molekul
b. Atom-atomnya terdistribusi merata
c. Terdapat ion-ion yang bergerak bebas
d. Molekul-molekunya meyerap electron
e. Molekul-molekulnya menyerap arus listrik
Jawaban : C.
PEMBAHASAN : Pada tahun 1887, seorang ilmuwan dari swedia yang bernama svante august Arrhenius mengemukakan sebuah teori yang dapat menjelaskan alasan mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan arus listrik yaitu karena didalam larutan elektrolit tersebut terdapat ion-ion yang dapat bergerak bebas. Sehingga ion-ion inilah yang dapat menghantarkan arus listrik. (sumber : kimia Bilingual kelas X Sunardi )
3. Larutan Non Elektrolit adalah larutan yang……
a. Yang dapat Menghantarkan arus Listrik
b. Yang tidak dapat Menghantarkan arus Listrik
c. Yang selalu Aktif
d. Yang mempunyai daya Hantar Listrik yang sama
e. Yang memiliki ion-ion
Jawaban : B
PEMBAHASAN : yang dimaksud dengan Larutan Non Elektrolit adalah Larutan yang tidak dapat Menghantarkan Listrik, dan Zat-zat yang terlarut dalam Larutan tersebut di namakan Zat nonelektrolit.
4 . Jika suatu larutan memiliki data, antara lain lampu tidak menyala dan pada elektrode timbul gelembung gas, berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ....
a. Larutan tersebut non elektrolit
b. Larutan tersebut mengandung sedikit ion bebas
c. Dalam air semua berbentuk molekul
d. Alat uji tidak bekerja dengan baik
e. Semua opsi benar
Jawaban : B.
PEMBAHASAN :  Jika suatu larutan mempunyai data percobaan lampu tidak menyala dan pada elektrode timbul gelembung maka tergolong larutan elektrolit lemah, larutan tersebut mengandung sedikit ion bebas.
5. Dua buah larutan A dan B diuji menggunakan alat uji elektrolit. Lampu alat uji menyala bila menguji larutan A dan timbul gelembung-gelembung gas pada elektrodenya, sedangkan bila larutan B diuji, lampu tidak menyala tetapi ada gelembung-gelembung gas pada elektrodenya. Dari pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa ....
a. larutan A elektrolit lemah dan larutan B non elektroli
b. Larutan A dan Larutan B elektrolit kuat
c. Larutan A elektrolit kuat dan larutan B elektrolit lemah
d. Larutan A non elektrolit dan larutan B elektrolit kua
e. Larutan A dan B memiliki kesamaan merata
Jawaban : C.
PEMBAHASAN : Larutan elektrolit kuat ditandai oleh lampu yang menyala dan timbulnya gelembung-gelembung gas, larutan elektrolit lemah ditandai oleh lampu yang tidak menyala tetapi timbul gelembung-gelembung gas atau lampu yang menyala tapi tidak ada gelembung gas, sedangkan larutan non elektrolit ditandai oleh tidak adanya perubahan-perubahan apapun pada alat uji
Baca juga :
6. Larutan natrium hidroksida mempunyai derajat ionisasi 1, artinya . . . .
a. Tidak Terionisasi
b. Terionisasi sebagian
c. Terionisasi Sempurna
d. Tetap Berbentuk Moleku NaOH
e. Sebagian Membentuk ion Nadan OH-
Jawaban : C
PEMBAHASAN :
elektrolit kuat dalam air dapat terionisasi sempurna dengan derajat ionisasi=1. Banyak-sedikitnya elektrolit yang mengion dinyatakan derajat ionisasi atau derajat disosasi (α), yaitu perbandingan antara jumlah zat yang mengion dengan jumlah zat yang dilarutkan. Jika semu zat yang dilarutkan mengion, maka derajat ionisasinya= 0. Jadi, Batas-batas nilai derajat ionisasi (α) adalah 0 ≤ α ≤ 1.
7. Kristal senyawa ionik mempunyai ion-ion yang tidak dapat bergerak bebas. Ion-ion tersebut dapat bergerak bebas jika . . . .
a. Didinginkan
b. Dikristarkan
c. Dilelehkan
d. Diendapkan
e. Dibekukan
PEMBAHASAN :dalam bentuk padatan, senyawa ion memiliki susunan mampat dan rapat sehingga tidak dapat bergerak bebas. Dengan demikian, padatan senyawa ion tidak dapat menghantarkan listrik. Senyawa ion dapat menghantarkan listrik jika dilelehkan atau dilarutkan dalam air. Hal ini terjadi karena dalam bentuk lelehan atau larutan, ion-ionnya dapat bergerak bebas.
8. HCl cair tidak dapat menghantarkan listrik, sedangkan larutan HCl dapat menghantarkan
listrik. Berdasarkan fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa . . . .
a. Air menyebabkan perubahan pada kekuatan arus listrik
b. Arus listrik akan mengalir jika ada air sebagai mediumnya
c. HCl cair berikatan kovalen, sedangkan larutan HCl merupakan senyawa berikatan ion
d. HCl cair tidak terionisasi, tetapi jika dilarutkan ke dalam air akan terionisasi
e. Adanya air mengubah HCl yang semula berikatan ion menjadi berikatan kovalen
Jawaban : D
PEMBAHSAN:
HCl cair tidak terionisasi, tetapi jika dilarutkan ke dalam air akan terionisasi.
Dan HCl lebih banyak dia Mengandung ion dan HCl juga banyak yang mengion
9. Dibawah ini yang Termasuk dala Konduktor adalah
a. Tembaga, Karet, dan Kaca
b. Karet, Kayu, dan Plastik
c. Intan, Karet, dan Besi
d. Tembaga, Besi, dan Baja
e. Baja,Besi dan Kaca
Jawaban: D
PEMBAHASAN :
Konduktor merupakan Bahan-bahan yang Memungkinan arus Listrik mengalir melalui bahan tersebut dengan mudah. Disini kita lihat bahwa yang termasuk konduktur hanya ada pada pilihan D karena Tembaga, Besi dan Baja merupakan bahan yang Memungkinkan Arus istrik Mengalir dengan Mudah. akan tetapi pada bahan pada pilihan opsi lain ada Intan, Karet dan Kaca)
10. Larutan yang mempunyai daya hantar listrik paling besar adalah  . . . .
a. HCl 0,1 M
b. C2H5OH  0,1 M
c. C2H5OH  0,1 M
d. HCOOH 0,1 M
e. K2SO4 0,1 M
Jawaban: A
PEMBAHASAN :Larutan HCl di dalam air terurai menjadi ion hidrogen bermuatan positif dan ion klorida bermuatan negatif.